Email Subscription box byLatest Hack

23 June 2013

Tulisan ini diketik dalam kondisi masih dibawah euforia, sudah kenyang dan sudah wangi. Tulisan berikut  juga sebagai review yang bisa dibaca teman-teman yang tidak sempat hadir. Bagi readers yang hadir, harap bisa memberi komentar.

Hari ini 23 Juni 2013, mungkin akan jadi satu hari yang tidak terlupakan, kecuali saya amnesia atau alzheimer suatu saat nanti (tidak amin). Pasalnya, hari ini idol-group yang juga sister-group dari AKB48 yaitu JKT48 menghelat perutunjukan perdananya di Makassar. Sebagai Japan-Lovers yang 'setengah-setengah', tentu saja ini menarik perhatian tersendiri buat saya. Di samping pertunjukkan mereka yang jelas 'memukau' mata, lagu-lagu mereka yang kawaii ala film anime Jepang juga sudah lama nyaman di telinga.



Berbekal semua alasan itu, berburulah tiket. Sebisa mungkin gratis dan sejelek-jeleknya dapat harga diskon.. Alhasil, lewat perjuangan yang berat - iya, berat sekali- tiket konser perdana di Makassar itu bisa sampai di tangan. Terima kasih banyak untuk @ariiharyanto sang raja kuter (kuis hunter, red) yang memenangkan tiket ini lewat kuis twitter dan memindah tangankan padaku, fufufu. Thanks a lot!

Tiket invitasi dari hadiah kuis yang dimenangkan @ariiharyanto. Harusnya tiket in bisa  dipakai sebagai special access dan foto bareng member, namun karena solid dengan fans JKT48 yang lain, saya tetap ngantri di gate. Bego sama solid beda tipis.


Di venue, penonton sudah membludak. Satu-satunya orang yang saya kenal disana adalah @awantopsy. Lelaki berkumis dan semi janggut tampan dan menawan ini jelas hadir karena dia adalah member Shinseki48 Makassar (Komunitas fans idol-group 48). Dan begitu MC memanggil nama JKT48, lampu dipadamkan, hanya sinar lightstick warna-warni dari para penonton yang menerangi sekitar. Dalam keegelapan, beberapa member mengatur posisi di stage diiringi riuh suara penonton. Dan dimulailah lagu pertama. Sesi pertama dibawakan tiga lagu sebelum para member memperkenalkan diri satu persatu. Penonton dibuat panik karena sesi kedua disebut sebagai sesi terakhir, Sebelumnya memang kami mendapat info bahwa JKT48 hanya akan membawa 6 lagu di konser ini. Tapi namanya fans, semangatnya tidak luntur. Setelah lagu terakhir di sesi kedua, para member menghilang ke balik stage begitu saja. Serentak para penonton meneriakkan "ankoru!", yang berarti encore berulang-ulang. Bentuk apresiasi para fans kepada member yang berarti pertunjukan menarik selama dua sesi itu. Dan akhirnya, para member kembali ke stage, sekali lagi, dalam kegelapan. Begitu lampu disorotkan ke arah panggung, para penonton teriak dengan girangnya. Kostum para member sudah berubah ke kostum River! River adalah single terakhir JKT48 yang akhirnya menunjukkan jati diri idol-group ini. Jika sebelumnya mereka selalu diberi setlist lagu yang bergaya kawaii, lewat River mereka akhirnya diakui oleh sister-group lain bahwa JKT48 cocok dengan lagu yang nge-beat dan penuh semangat. Identik kawaii khas JKT48 kemudian berganti menjadi sporty.

Parade lightstick

Member memperkenalkan diri

Para member ngobrol sama fans nih

Gha-chan, akk!


Setelah dua lagu dibawakan dalam sesi encore ini, para member mengisinya dengan aksi panggung bak fashion show yang dibagi dua sesi. Jadi, tiap member berlenggak-lenggok dan memperkenalkan diri sekali lagi. Ada moment dimana Ghaida (akk!) jatuh :| Poor, Ghaida. Tapi show must go on. Setelah dua sesi fashion show dan semua member sudah (sekali lagi) berganti kostum, lagu terakhir dibawakan, Hikoukigumo. Terakhir, para member mengucapkan terima kasih sekali lagi, melempar kiss-bye dan membungkuk sebagai tanda penghormatan kepada para fans.




JKT48 Live In Makassar, kawaiii...!

Ini beberapa list lagu yang saya tahu dibawakan pada konser di Makassar (jika saya tidak salah):
  • Overture
  • JKT Sanjou
  • Heavy Rotation
  • Kimi no Koto ga Suki Dakara (Karena Kusuka Dirimu)
  • Ponytail to Chou-chou (Ponytail dan Shu-shu)
  • Baby!Baby!Baby!
  • Aitakatta (Ingin Bertemu)
  • River
  • Oogoe Diamond (Teriakan Berlian)
  • Gomenne, Summer (Maafkan, Summer)
  • Hikoukigumo (Jejak Awan Pesawat)

Konser yang diberi nama "Perkenalkan, Nama Kami JKT48" ini jelas akan menjadi memori tersendiri untuk semua penontonnya. Saya juga membuat beberapa catatan tambahan dari konser ini yang saya jabarkan di bawah.
  • Pihak panitia yang mengumumkan open gate pada pukul 15.00 WITA ternyata mundur satu setengah jam. Ditambah lagi, antrian masuk membludak karena hanya ada satu gate sementara penonton terbagi menjadi dua tiket festival. Alhasil, aksi dorong dan tidak tertib pun terjadi.
  • Sound system saya rasa baru mencapai titik maksimal begitu masuk sesi encore saat River dibawakan. Entah ini trik panitia atau dari official JKT48 sendiri. Overall, pertunukkan dari awal sampai akhir sangat menghibur.
*) Post ini kemudian dikutip di:

22 June 2013

Cerita Mati

Aku pernah berjanji padamu dalam hati, aku tak akan melupakanmu sampai mati. Ah, tampaknya itu hanya cerita basi. Kau lebih memilih tidur dengannya dengan alasan permainan yang ingin kau nikmati. Bergelut dalam selimut berpelangi dengan keringat dan wajah merona pasi.

Aku tidak pernah membenci masa itu. Ketika kau lebih memilih satu dan itu bukan aku. Lalu berpetualang mencari madu. Lalu kau malu-malu. Tiga tahun kuhabiskan menunggumu. Kupikir itu hanya bayangan semu yang kemudian kau taburkan seraya garam diatas semua lukaku. Ah, masa lalu.

Aku punya pesan yang tak pernah kau baca. Aku tak tahu jika kau punya serupa. Biar aku coba, "Aku pernah berjanji padamu dalam hati, aku tak akan melupakanmu sampai mati." Tapi, itu hanya pesan belaka. Bukan nyata jika tak pernah terungkap adanya. Hanya disimpan dalam hati lalu meresap dalam dada. Menjalari urat syaraf, membutakan mata. Menutup semua pintu cinta lewat sentuhan dan tegukan kata-kata yang tak sempat keluar dalam sapa.

Aku ingin sekali mengatakan, "Aku pernah berjanji padamu dalam hati, aku tak akan melupakanmu sampai mati," ketika terakhir kau datang ke kota ini. Tapi bukan itu yang seharusnya terjadi.

Ada yang seharusnya terjadi, namun lebih baik tak terjadi. Saat semua tak seharusnya...