03 April 2013
27 March 2013
25 February 2013
26 November 2012
Galau tidak hanya memakan korban di jejaring sosial facebook dan twitter. Di dunia blog, itu sudah jadi makanan sehari-hari. Blog kadang menjadi tempat curhat yang baik saat tak ada lagi yang bisa mendengarkan atau hanya kata-kata yang bisa menjelaskan. Riri dalam hal ini menuangkannya dalam bahasa-bahasa yang elegan. Kalau kalian tak mengenalnya atau melihat foto di blognya, kalian takkan menyangka kalau dia siswi SMA. Mungkin efek penuhnya otak akibat kebanyakan baca buku di koleksinya yang memenuhi rak (dan membuat saya ngiler).
Di blog yang beralamat di http://nurulfajriyahd.tumblr.com/ ini lebih bercerita kuat lewat gambar dan quote. Hanya fasilitas utama dari blog yang baik itu sendiri, yaitu fitur “share” haruslah menjadi pelengkap tulisan-tulisan “galau” matang gadis berhijab yang satu ini. Catet. Postingan pertama blog ini bertanggalkan 17 Oktober 2012, huu so fresh. Tapi dari beberapa post diperoleh data bahwa ada blog pendahulunya yang beralamat di wordpress. Ouuhhh… Apakah lebih banyak postingan galau disana pemirsa? Haha bercanda kok readers. Blog ini juga menyuguhkan beberapa hal menyentuh dan lucu kok. Seperti harapannya untuk membahagiakan orang tua atau kisah “lagi itu”-nya yang asli ngakak bin sedih sih sebenernya di ending.
Overall blog ini dapat poin 7 dari 10. Minus dua karena posting galaunya, minus satu karena kurang fitur sharenya :3
Keep posting, Ri! :D
Penampakan :
(diambil pada tanggal post ini dibuat)
14 October 2012
Prolog
Semalaman saya menyelesaikan buku yang sudah saya incar-incar sejak awal peluncuran ini. Sayangnya tidak saya dapatkan di toko buku langganan saya. Alhamdulillah, melalui jejaring sosial twitter saya mendapat referensi sebuah akun yang menyewakan novel, @R_Novels. Koleksinya lengkap dan salah satunya adalah ‘Kata Hati’ karya Bernard Batubara atau dikenal di twitter dengan akun @benzbara_ yang juga pemilik akun @RadioGalauFM berikut penulis buku dan script filmnya. Saya gak akan ngebahas yang lain, saya cuma akan mereview lewat keterbatasan saya berbahasa.
Sinopsis
Mengulang kisah di buku ini, menceritakan seorang Randi yang berusaha menyembuhkan luka hatinya akibat perselingkuhan yang dilakukan Dera, kekasih yang telah bersamanya selama lima tahun. Luka itu jelas masih membekas mengingat lamanya kebersamaan mereka. Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari saat bersama pun membayangi di tiap sudut kota terutama Djandello Koffie, kafe tempat mereka biasa menghabiskan waktu.
Tapi ditempat itu pula lah, Randi bertemu Fila. Gadis yang secara pintas diliatnya di kafe berujung pada penyembuhan luka hatinya selama ini. Hubungan mereka berlanjut akrab hingga tumbuh benih-benih cinta tanpa disadari. Di tengah mekarnya perasaan yang bersemi diantara keduanya, sosok Dera muncul lagi. Dera, yang ingin kembali ke pelukan Randi mengancam keberadaan Fila yang trauma ditinggalkan oleh orang yang ia sayang.
Tapi, semua dijawab oleh kata hati. Dera memilih pergi bersama Andre, selingkuhan yang kemudian menjadi pacarnya. Orang yang menginginkan Dera yang mana ‘diinginkan’ adalah perasaan yang tak bisa lagi diberikan Randi. Randi sendiri memilih bersama Fila yang awalnya pesimis bahwa bisa bersama Randi sejak kemunculan Dera. Fila sendiri akhirnya dapat mengungkapkan perasaannya dan menahan orang yang paling disayanginya, dan tak lagi kehilangan. Semua berakhir bahagia dengan senyuman Randi dan Fila dari Djandello Koffie, aroma kopi-cokelat dan kumpulan foto mereka.
Review
Kisah yang menceritakan tentang kehilangan dan membuka diri adalah inti buku ini. Seseorang boleh saja terluka tapi mereka harus tetap realistis menghadapi hidup. Membuka diri adalah salah satu cara mengobati luka tersebut. Lucu, semalam saya baru saja membahas tentang ‘membuka diri’ dengan seorang teman.
Gaya bahasa buku yang termasuk genre populer ini jelas biasa saja. Bahasa sehari-hari yang nyaman dan tak susah ditangkap. Penggabungan kata menjadi suatu kalimat pun tak perlu ritme yang saling melengkapi satu sama lain.
Saya selalu kagum dengan penggambaran detail tempat, dan Bara adalah salah satu yang membawa saya langsung ke tempat di dalam ceritanya. Saking penasarannya, saya googling juga gambar Djandello Koffie ini. Dan saya rasa, suatu hari saya harus kesana. Sebagai penikmat kopi, juga buku.
Tapi dari semua kebahagiaan cerita dan kekaguman, saya merasa buku ini amat datar. tidak ada ‘merinding’ yang biasa saya rasakan saat membaca. Garing sih tidak, hanya mungkin kurang feel. Itu pula tampaknya yang menyebabkan saya dapat dengan cepat menyelesaikan cerita ini. Tidak dengan buku lain yang mana saya ingin berlama-lama tenggelam didalamnya.
Tapi buku ini sukses membuat saya penasaran dan begitu menyelesaikannya saya mendapat kepuasan yang lebih lagi. Takjub. Mempelajari ‘kehilangan’ dan ‘membuka diri’. Salut :)
13 October 2012
27 September 2012
Pagi ini saking gak ada kerjaan nyasarlah saya ke rumah kedua saya. Rumah yang ada wifi dan kopi yang tinggal mencet udah jadi.
Laptop dibentangkan diatas meja, upil dikeluarin semua dan sedikit nyabutin bulu kaki berselancar-rialah saya. Berawal dari nyari avatar buat twitter anonim eh nyasar ke sebuah site lucu-lucuan. Yapp kayak judul blog ini, situs Keepcalm-O-Matic yang beralamat di http://www.keepcalm-o-matic.co.uk/ menyediakan fasilitas untuk meng-generate gambar dengan tema “KEEP CALM” yang marak digunakan anak muda sekarang untuk berorasi terhadap sesuatu. Saya ingat banget saat Ariel ex-Peterpan keluar dari penjara, beberapa orang memasang display picture BBM dan avatar twitter dengan “KEEP CALM ARIEL IS BACK”. Kereeen…
Nah dari site tersebut saya banyak mendapat inspirasi seketika dan membuat beberapa pict yang menurut saya imajinatif, tsah. Inilah sekian dari beberapa contoh :
KEEP CALM AND LOVE CATS


Nah ini idenya dari sebuah gerakan dunia tentang Go Green. Beberapa saat lalu, di twitter muncul gerakan dengan hashtag #bombekantongplastik, karena kepanjangan jadi saya merevisinya menjadi BOMBE’ KANTONGAN. Bombe’ sendiri berasal dari Bahasa Makassar yang artinya benci. Seperti saya, benci bumi saya sakit karena kebanyakan makan sampah plastik.
KEEP CALM AND USE iPhone 5

Nah ini nih yang jadi perbincangan dunia sekarang. Bahkan jadi trending topic hampir seminggu ini. iPhone 5 yang baru didirikan perusahaan raksaksa Apple asuhan Steve Jobs, my influence. So, i present to you this picture, Steve.
KEEP CALM AND THROW IT TO THE WINDOW

Gak, saya gak benci Windows kok. Saya masih pake produk yang satu ini di komputer saya. Hanya ekspresi kekecewaan terhadap sistem-berbayar.
KEEP CALM AND WHERE IS THE SCROLL

Yang ini terinspirasi dari salah satu film jagoan saya, National Treasure. Di seri kedua, Book of Secrets, diangkat soal lambang negara adidaya yang satu ini yang ternyata menyimpan banyak misteri. Di film tersebut dikisahkan sang elang memegang sebuah scroll seperti dokumen bukannya padi-gandum seperti yang terlihat pada logo diatas. CMIIW.
KEEP CALM AND STANDING FOREVER

Yang ini jangan ditanya. Ini band paling nge-top. Ngalahin Linkin Park ato bahkan Creed yang bakal datang ke Makassar dalam waktu dekat ini. So, i present to you all this picture, my friends.
KEEP CALM RESTU WAS HERE

Blog ini ditutup dengan gambar keren yang satu ini. Gue bangeeeetttt :p
20 September 2012
Jadilah saya jalan-jalan di dunia maya saja. Niat nge-post blog terhalang karena entah mengapa, semua web dan launcher blogpost yang saya pakai gak bisa kerbuka. Sekalinya kerbuka malah gak bisa ngepost *tepok jidat*. Maklum saya surfing-nya via handphone.
Alhasil, pilihan berlabuh pada jelajah gak jelas. Sampai pada akhirnya saat saya mengunjungi site yang sudah lama tak saya kunjungi, Kemudian[dot]com. Sebuah situs dimana kita dapat saling share tulisan, baik itu cerita, sekedar puisi atau karya sastra dan dinilai sesama melalui komentar. Tidak butuh waktu lama, saya mendapati sebuah tulisan di halaman utama. Sepertinya baru saja diposting. Yang membuat saya langsung tertarik pada tulisan itu mungkin pertama judulnya, lalu tag-nya.
“A Thousand Years”, begitu tertulis jelas disana. Ya, seperti sebuah judul lagu yang dinyanikan Christina Perri. Lagu yang didalam liriknya, seorang gadis pernah menaruh penantiannya untukku (curcol :p). Kemudian layaknya sepasang kekasih yang bertemu lalu jatuh cinta tiba-tiba, seperti itu saya langsung jatuh cinta pada paragraf pertama.
Keseluruhan postingan ini gaya bahasanya keren. Memasukkan 4 bahasa di dalamnya adalah ide brilian. Dan tidak ada kecacatan dalam bahasa inggrisnya (saya gak ngerti bahasa itali dan belanda :p), kecuali EYD seperti yang dikomentari beberapa orang dihalaman komentar profil gadis belia penulis cerita di situs itu. Tapi bagi saya, gaya bahasa maupun pemilihan kata adalah pure kebebasan penulis. Tak ada batasan, tak ada halangan untuk membiarkannya berimajinasi bermain dalam kata-katanya.
Selain itu, cara penulis menyampaikan detail baik itu tempat, sifat maupun karakter fisik tokoh-tokoh di dalamnya sangat baik. Dengan bantuan penjelasan itu kita, pembaca, sudah bisa berimajinasi dengan rupa tokoh yang bisa kita bentuk sendiri dalam benak masing-masing. Saya sendiri menggambarkan Jenna seperti Cathy Sharon versi-agak-gemukan, Luca seperti Prince Luca Blight dari tokoh antagonis game Suikoden (gak tau kenapa yang kepikiran karakter itu, mungkin karena sama nama dan rambutnya yang juga awut-awutan -__-“). Atau bagaimana tempat-tempat itu dalam benak saya. At least, everything is drawn so clearly.
Yang kurang mungkin hanya jalan ceritanya yang mudah ditebak. Seperti saya yang sudah menemukan intrik Luca-Claudia-Marco sebelum sampai di point itu. Atau kejadian Marco menjelang pernikahan. Tapi penulis tetap meletakkan intrik-intrik tersebut dengan tepat dengan gaya bahasa yang khas serta dalam penyampaian yang menarik. Jadi sekali lagi saya berdecak kagum dari segi plot cerita.
Beberapa point dari plot ceritanya sendiri benar-benar membuat saya terbawa ke dalamnya. Seperti saat saya ketawa ngakak (yang disusul teriakan Ibu saya dari ruang tamu “Restu kamu gak kesurupan, kan?”) saat percakapan telepon Luca-Edo saat Edo mau nyomblangin Luca ke Luna. Atau saat mendadak terenyuh saat adegan Luca yang baru sadar saat kecelakaan dan yang pertama dia dapati dihadapannya adalah Jenna.
Saya juga jatuh cinta pada character-vision-story (isitlah yang baru ditemukan oleh saya sendiri sekitar semenit yang lalu) yang jadi garis besar cerita ini. Penulis menjelma menjadi semua karakter dari ceritanya. Seolah ia berperan menjadi setiap tokoh disana.
Sayang saya udah lupa akun saya untuk login ke site itu, tapi kalo boleh ngasih point. Saya kasih 8,5 dari 10. Well, you must try harder Sicha :)
Oiyah, sedikit tentang penulis, ternyata masih abg-pake-banget, baru lulus SMA bulan Mei kemarin (modal ngintip blognya :pV). Parasnya juga gak kalah menarik sama ceritanya >.<
Yang penasaran dan tertarik ingin membaca sendiri kisah “A Thousand Years” ini, bisa cus ke link berikut :
A Thousand Years
Blog pribadi penulis sendiri bisa diakses di Her Magnifico World
Kali aja mau comment atau review langsung bisa follow sekaligus mention ke @Namirasicha #inibukanpromote :pV
Pesan saya buat semua yang baca review ini, kalian harus baca kisah gelembung Jenna-Luca dalam “A Thousand Years” ASAP!
Dan buat Sicha, kamu HARUS buat cerita ini jadi buku! HARUS! *capslock ngadat*
Saya orang pertama yang HARUS punya buku kamu *maksa*
I’ll wait for ‘Fate’ and 2 more. Nice work, keep writing ;)

